Barusan aku ngirim surat pengunduran diri ku ke milis Welfare GTD-X
Hal ini karena aku ingin ikut East Asia Regional Conference (EARC) di Jepang tanggal 4-9 Agustus 2009 sementara GTD-X itu bakal diadakan tanggal 7-10 Agustus 2009. Aku mutusin untuk resign karena aku mempertimbangkan urgency dan prioritas dari konfrensi ini. Lebih lagi, aku sangat tertarik terhadap konfrensi ini. EARC diadakan oleh International Fellowship of Evangelical Student (IFES), induk dari FES (kalau di Singapore) dan PERKANTAS (kalau di Indonesia).
Suatu pergumulan yang berat sebelum akhirnya aku memutuskan untuk resign dari welfare GTD-X -apakah nanti aku menjadi kesaksian yang buruk, assumsi bahwa pasti lebih comfort untuk have fun di welfare GTD-X bersama-sama orang Indo ketimbang pergi ke Jepang, biaya yang cukup mahal, serta banyak pertimbangan lain- tapi aku percaya Tuhan yang akan menjawab semua kekhawatiranku dan menyatakan kehendakNya atasku.
Konfrensi ini sendiri akan menjadi momen yang sangat penting bagiku-baik dari segi pertumbuhan rohani, pelayanan, cara berpikir, serta visi dan tujuan hidupku
Ya, visi dan tujuan hidup. Dua hal yang terus menerus aku gumulkan, dua hal yang aku terus tanyakan pada Dia yang memberiku hidup. Lebih lagi, konfrensi membantuku untuk lebih menjadi berkat buat sesama khususnya para mahasiswa di sekitarku.
Pengunduran ini bagiku pribadi adalah salah satu tahap persiapan rohani untuk mengikuti konfrensi ini. Suatu privilege yang harus aku tanggapi dengan serius dan penyerahan diri secara penuh kepadaNya
Mohon dukungan dalam doa untuk penyelenggaraan konfrensi ini dan juga untuk persiapanku.
I also told them about the gracious hand of my God upon me . . . They replied, “Let us start rebuilding.” So they began this good work. (Nehemia 2:18, EARC 2008 Theme Verse)